foto

foto
jpg

Sabtu, 09 April 2011

Image Sensor iPhone 5 Dipasok Sony?

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Sir Howard Stringer, CEO Sony, mengatakan bahwa perusahaannya akan memasok image sensor untuk iPhone Apple 5.
Dalam sebuah wawancara dengan Walt Mossberg dari Wall Street Journal pada Jumat malam, CEO Sony itu awalnya membicarakan kerusakan 15 pabrik Sony di Jepang akibat gempa, namun "keceplosan" menyebutkan bahwa salah satu pabriknya itu sedang membuat image sensor untuk kamera iPhone 5 dan sensor itu akan tertunda akibat gempa dan tsunami.
Stringer tidak secara khusus mengatakan bahwa Sony sedang membuat sebuah sensor gambar 8 megapixel untuk iPhone 5, tapi yang jelas hal itu menegaskan bahwa Sony berencana untuk memasok komponen iPhone 5.
Hal itu berarti, Apple tidak akan lagi menggunakan sensor image 5MP buatan OmniVision yang saat ini tersemat pada iPhone 4. Seorang analis pada Februari melaporkan bahwa OmniVision mungkin kehilangan kesempatan untuk menyuplai kamera iPhone 5 karena sensor OmniVision 8MP tidak akan siap untuk perangkat yang akan diluncurkan pertengahan musim panas nanti itu.
Karena Stringer telah membicarakan ironi penyediaan kamera terbaik untuk Apple, kita hanya bisa menduga bahwa dia sedang membicarakan image sensor 8MP, tulis the Wall Street Journal mengenai Stringer dalam laporannya Senin pagi.
Awalnya, dia mengangkat ironi Sony memasok komponen kamera untuk perangkat Apple. Itu "tetap menjadi teka-teki saya," katanya.
"Mengapa saya membuatkan Apple kamera terbaik?" Dari kalimat itu, tidak jelas perangkat apa yang ia bicarakan, seolah Sony tidak tahu akan memasok komponen kunci kamera, yang dikenal sebagai sensor gambar, untuk Apple.
Seorang juru bicara Sony menolak berkomentar dan juru bicara Apple tidak bisa dihubungi untuk dimintai komentar, demikian laporan Mashable.

Notebook Baru Samsung dari Bahan Pesawat Terbang

JAKARTA, KOMPAS.com - Samsung meluncurkan notebook terbarunya Selasa (5/4/11) di Jakarta. Notebook yang diberi nama Samsung Series 9 itu memiliki kelebihan karena tipis, ringan, kuat, dan stylish.
Notebook ini memiliki casing berbahan duralumin, bahan yang biasa dipakai untuk badan pesawat terbang. Bahan tersebut memiliki karakteristik ringan namun kuat, 2 kali lebih kuat dari bahan aluminium.
Kelebihan lain, tebal notebook ini hanya 16,33 mm, diklaim sebagai yang paling tipis di kelasnya. Berat notebook juga tergolong ringan sebab dengan ukuran 13 inchi, beratnya hanya 1,31 kg.
Notebook didesain tanpa sudut sehingga ketika berpadu dengan ketipisannya, maka muncul kesan dinamis dan elegan. Dengan berat yang ringan dan ketipisannya, maka notebook ini cocok bagi pengguna yang selalu mobile.
Dengan kelebihannya, Notebook Product Manager Samsung Felix Ignatius Tanumihardja mengatakan, "Notebook ini memang dirancang untuk kelas premium. Ya, berumur 30-an dengan pekerjaan yang mobile dan sudah mapan."
Ia mengatakan, notebook tersebut bisa mendukung fungsi dasar yang dibutuhkan para profesional seperti menyusun presentasi dan proposal serta kebutuhan entertainment. Tak cuma itu, Samsung Series 9 juga diharapkan bisa berfungsi sebagai bagian dari style.
Secara fungsional, notebook punya kelebihan pada layar berkat fitur "Super Bright First" dengan terang 400 unit. Tampilan jadi 2 kali lebih terang, disertai reproduksi warna beragam (16 juta warna) dan rasio super konbtras (1300:1).
Terdapat pula fitur "Auto Display Brightness" yang akan menyesuaikan terang dengan cahaya sekitar. "Misalnya kalau cahaya lebih gelap, maka tampilan akan lebih redup dan cahaya keyboard menyala," papar Felix.
Performa notebook didukung Microsoft Windows 7 dan prosesor Intel Core i5/i7 generasi kedua dengan memori 8 GB. Intel Turbo Boost Technology mengalokasikan energi di tempat yang tepat, mendukung kecepatan dan penghematan energi.
Adanya fitur Fast Start Instant On membuat pengguna bisa mulai bekerja hanya setelah 12 detik dan hanya menunggu 3 detik saat notebook terbangun dari sleep mode. Proses booting 60% lebih cepat dari notebook Hard Disk Drive (HDD).
Baterai Samsung juga hemat dengan Power Plus, teknologi mengoptimalisasi pengisian baterai sehingga bisa memperpanjang umurnya. Untuk mendukung percakapan atau merekam, terdapat webcam 1,3 M HD.
Samsung Series 9 akan dipasarkan dengan harga sekitar Rp 14,9 juta. Felix mengatakan, "Segmen premium di Indonesia sebenarnya cukup banyak, kira-kira 10 persen dari pengguna notebook."
Di tengah gencarnya penjualan tablet, Samsung yakin netbook dan notebook masih akan diminati. "Di Indonesia fenomenanya berbeda. Dikatakan penjualan netbook dan notebok menurun dengan adanya tablet, tapi penjualan kami malah naik."
Sejak 2010 lalu, Samsung mulai menggarap pasar notebook dan netbook. Hingga saat ini telah ada 10 macam produk yang beredar dipasarakan, diharapkan di tahun ini akan bertambah beberapa buah menjadi belasan.
Tahun 2011, Samsung hadir dengan inovasi yang didasarkan pada tagline "Brighter, Faster, Longer". Samsung juga meliik pasar corporate selain consumer. Felix mengakatan, "Untuk corporate, kita akan menyasar small medium business dahulu."
Penjualan samsung 9 Series sendiri ditargetkan bisa mencapai angka ribuan sepanjang tahun 2010. Peluncuran Samsung Series 9 adalah salah satu upaya Samsung untuk berekspansi menggarap segmen middle dan premium.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar