foto

foto
jpg

Selasa, 02 November 2010

Tabut Perjanjian

Keluaran 25: 10-22
Keluaran 37: 1-9

Ini merupakan alat atau benda yang terutama dan terpenting didalam Tabernakel.

Diatas Tabut Perjanjian ini Allah berhadirat dan berfirman dan memerintah umatNya. (Keluaran 25:22; Bilangan 7:89).

Tabut Perjanjian terdiri dari 2 bagian yakni :
tabut (peti) menunjuk sidang Mempelai Wanita Tuhan.
tutup pendamaian dengan kedua Kerub menunjuk Allah Trinitas didalam Tuhan Yesus Kristus sebagai Mempelai Pria Sorgawi.

PENGERTIAN ROHANINYA
Tabut PERJANJIAN menunjuk pada :

TAKHTA ALLAH

HUBUNGAN NIKAH antara Kristus sebagai MEMPELAI PRIA Dengan SIDANG JEMAAT sebagai MEMPELAI WANITANYA, berdasarkan KASIH.

Mahkota/karangan bunga emas
Menunjuk pada hubungan persekutuan yang suci dangan Mempelai Pria (Kristus) yang datangnya dari Mempelai Wanita (Sidang).

4 buah gelang emas
Kasih Allah bagi seantero dunia ini (Yohanes 3:16)

2 buah kayu pengusung
Dibuat dari kayu penaga dan disalut dengan emas, harus tetap tinggal dalam gelang-gelangnya, tidak boleh dicabut.

Kasih Allah merupakan daya penopang dan kekuatan penanggung yang tetap bagi Sidang Mempelai Wanita Tuhan.

Tutup pendamaian dengan kedua kerub diatasnya
Seluruhnya terbuat dari emas murni. Tutup pendamaian menunjuk Yesus, Anak Allah. Kerub pertama menunjuk Allah Bapa. Kerub kedua menunjuk Allah Roh Elkudus.

Tabut
Dibuat dari kayu penaga (kemanusiaan/daging) yang disalut luar dan dalamnya dengan emas (=Roh Elkudus, kemuliaan, Kesucian Roh Elkudus).

Ini adalah sidang yang sudah mencapai kesempurnaan dan kemuliaannya, sederajad dengan Mempelai Pria, baik lahir maupun batin. (Wahyu 21:9-11).

7 kali percikan darah diatas tutup pendamaian
Sengsara yang dialami oleh Mempelai Pria bagi sidangNya (Mempelai Wanita).

7 kali percikan darah dimuka peti
Sengsara sebagai penyucian yang dialami oleh gereja untuk mencapai kesempurnaannya sebagai Mempelai Wanita Tuhan.

Shekina glori atau terang kemuliaan Allah
Menunjuk pada hadiratNya yang dialami oleh setiap kehidupan yang diperdamaikan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar